Archive for the ‘haleluya’ Category

Hipnotis Natal

Desember 12, 2007

merayakan natal tahun ini sepertinya enak di negara sendiri. namun ku urungkan saja, karena belum apa-apa sudah mendapat berita tidak mengenakkan tentang penyiaran serentak acara natal di rcti, trans tv dan bahkan tvri.

my hope indonesia, yang konon menghipnotis 2 juta lebih rakyat india akan mencoba mengulang sukses yang sama di negara multikultural ini.

setakut itukah umat lain? khususnya muslim

sekeji itukah kita menyebar ajaran selamat. bukankah hipnotis menghilangkan fungsi akal?

jadi….

maaf kawan-kawan, kayaknya natal kali ini batal pulang kampung padahal natal kali ini sebuah penantian yang cukup lama. Serem…!

si ratu memex bau

September 11, 2007

ha…, ha….

lama tak terbang malam di wilayah blogsfir jakarta, membuatku sedikit ternganga. ternyata banyak sekali perubahan, cK…, cK…., cK….

aku pun membisiki seorang pastur untuk mencari seorang ratu yang katanya adil. siapa tahu dapat diajak bercinta. sang pastur itu pun bersemangat.

akhirnya, diketahuilah bahwa ternyata berkaitan dengan lia ngeden (karena apa, gak tau?). setelah mengadakan ritual singkat sesajen, akhirnya si ratu ngeden mau melayani sang pastor. ajaib sekali
sampai pada puncak permainan, akhirnya tak tersisa sehelai bulupun….

begitu, kontol si pastur ngaceng, dan siap mendarat di memex “ratu ngeden” ia tergoda untuk menciumnya.

namun, tak ayal pastur itu pun muntah……., karena memexnya bau banget. lebih busuk dari lumpur lapindo…..

ia pun marah dan menampar sri ratu yang sedang berahi…….

“mampus ajah, lu…, dasar bau……………” ia pun beranjak dari situ…..

how to keep silence? pelecehan seks atas pendeta perempuan

Juli 14, 2007

I have a comment from west africa, read it!“keep up the spirit of speaking your mind… waking up the grass-root to exercise democracy the right way. don’t get frustrated easily – set the example… -) nice to have found your blog, kind regards from west africa.”

Is it a support? and how to keep silence? if someone else, give an email like this [keep reading – until end] enjoy it!

pelecehan terhadap pendeta perempuan (mohon dibaca dan dukungan terhadap korban)

mohon dukungan kasus pelecehan pendeta perempuan oleh pimpinan pendeta hkbp

teman – teman sekedar informasi tambahan bahwa pelaku adalah orang yang mempunyai kekuasaan yang besar dan mempunyai banyak teman-teman orang2 yang juga punya kekuasaan. sekedar informasi ada indikasi beberapa orang “penting” yang coba mencoba menutupi dengan atas nama lembaga agama dan politik. selain itu selalu ada kesan juga untuk kepentingan korban, padahal
korban sendiri merasa bingung tidak tenang karena semua orang menstigma buruk kepada korban.
padahal korban sendiri ingin mendapat dukungan lebih besar dari banyak orang dan lembaga (minimal itu aku dengar sendiri dari ucapan suami korban via telpon).

kronologis dan penanganan kasus pelecehan seksual terhadap reni elisabeth simanjuntak, sth
identitas korban :

• nama : reni elisabeth simanjuntak, sth

• umur : 34 tahun

• pekerjaan : calon pendeta

• status : sudah berkeluarga dengan suami th. hutagalung, sh

identitas pelaku :

• nama : mkhs

• umur : 50 thn

• pekerjaan : pendeta

• jabatan : praeses hkbp distrik x medan aceh

hubungan korban dengan pelaku:

  • korban adalah calon pendeta yang baru dua bulan ditugaskan di distrik x medan aceh

  • korban adalah salah satu staff pelaku

  • catatan : ada hubungan pekerjaan antara atasan dan bawahan dan hal tersebut berarti ada relasi kuasa antara korban dan pelaku

uraian kejadian:

  • terjadi pada hari jumat tanggal 04 mei 2007 sekitar pukul 11.00 wib di kantor hkbp distrik x medan aceh pada saat pelaku memanggil korban keruangannya dengan tiba-tiba langsung memeluk,
    mencium pipi, meraba, meremas dan memukul pantat korban sebanyak tiga kali ;

  • korban berusaha meronta dan mengingatkan bahwa korban telah bersuami dan mengingatkan bahwa itu tidak pantas dilakukan oleh seorang hamba tuhan namun pelaku tidak mengindahkan;

  • perbuatan pelaku tidak diteruskan karena ada salah seorang staff masuk keruangan

  • korban langsung keluar dan masuk kekamar mandi sambil menangis ;

  • esok harinya, sabtu 05 mei 2007 korban tidak masuk kerja karena masih trauma dengan kejadian tersebut ;

  • senin 07 mei 2007 sekitar jam 10.00 wib, korban kembali bekerja seperti biasa dengan dihantui rasa trauma dan ketakutan ;

  • korban tidak bersedia lagi dipanggil keruangan pelaku karena takut terulang ;

  • seluruh staff dan pelaku siap-siap akan pergi sermon, dan korban diminta pelaku tinggal menjaga kantor ;

  • sebelum berangkat pelaku memanggil korban keruangannya tapi korban udah takut dan hanya menjawab dari jauh sambil membuka jendela lebar-lebar ;

  • pelaku memberi koran agar diklipping oleh korban. koran dibawa oleh korban keruangannya dan mulai mengklipping koran ;

  • pelaku hendak berangkat sermon lewat ruangan korban dan menyuruh korban untuk menutup pintu tapi korban menolak dan meminta pelaku saja yang menutup pintu ;

  • karena pelaku marah dan memaksa agar korban yang menutup pintu, akhirnya korban berdiri kearah pintu untuk menutup ;

  • setelah korban mendekati pintu, tiba-tiba pelaku berusaha menutup pintu dan kembali memeluk korban dengan kuat sampai korban sesak nafas, seraya mempigi buta menciumi pipi sambil
    berusaha mencium bibir namun tidak berhasil, sambil berkata : “mana bibirmu” namun tidak berhasil ;

  • korban berusaha keras meronta sambil menangis dengan menumbuk dada pelaku sambil berkata “jangan pak, tolong pak” namun pelaku tidak perduli ;

  • korban berhasil keluar dari pelukan pelaku dan terduduk di lantai sambil menangis, sementara pelaku langsung keluar untuk berangkat sermon ;

akibat yang dialami korban:

  • fisik : –

  • psikis : – ketakutan – trauma – depresi – tidak percaya diri – malu terhadap keluarga :

  • kehilangan kepercayaan terhadap pendeta dan institusi gereja

  • khusus terhadap anak korban : sejak kejadian jadi malas ke gereja karena merasa tidak ada gunanya;

  • upaya yang sudah dilakukan :

untuk kebutuhan korban:

  • penguatan dan pemulihan psikologis korban dengan menghadirkan konselor kerumah : konseling masih berlanjut hingga saat ini

  • memberikan buku-buku pendukung

  • penguatan anggota keluarga yang lain seperti suami dan anak ;

  • upaya penyelesaian :

  • setelah kejadian meminta salah seorang pendeta tertua di distrik untuk membantu membicarakan hal tersebut, namun tidak ada jalan keluar dengan alasan pelaku tidak mengakui

  • korban dan suaminya telah menyurati berbagai pihak yang berkompeten di hkbp antara lain :

  • ephorus hkbp, sekjend – hkbp, kepala departemen, ketua rapat – pendeta, sinode distrik, para pendeta di distrik x medan aceh tertanggal 18 mei 2007 namun tidak mendapatkan respon ;

  • pada tanggal 28 mei 2007 korban meminta bantuan hukum kepada lembaga penguatan anak dan perempuan [letare] dan secara resmi memberikan kuasa pada tanggal 29 mei 2007

  • praeses distrik x medan aceh mengirimkan surat panggilan kepada korban untuk melakukan klarifikasi atas surat tertanggal 18 mei 2007 namun korban tidak menghadiri dengan alasan bahwa yang bersangkutan tidak dapat meminta klarifikasi karena yang bersangkutan menjadi objek yang diadukan dalam surat [dijawab lewat surat oleh kuasa hukum]

  • kuasa hukum kembali menyurati pimpinan hkbp dan pihak-pihak lainnya tertanggal 31 mei 2007 untuk mempertanyakan tindak lanjut pengaduan korban, namun hingga kini tidak ada respon ;
    korban didampingi oleh kuasa hukum membuat pengaduan di poltabes medan tertanggal 06 juni 2007 dengan sesuai dengan stpl no.pol : lp/2017/vi/2007/ tabes dan kini dalam proses persiapan pemanggilan saksi-saksi ;

  • kekerasan terhadap perempuan didalam gereja studi kasus pelecehan seksual yang dialami oleh seorang calon pendeta di gereja hkbp

catatan penting ….

  • perjuangan korban murni untuk menuntut keadilan atas harkat dan martabatnya sebagai perempuan yang sudah dilecehkan, dan tidak ada motif lain diluar tersebut.

  • untuk adanya perbaikan ditubuh gereja hkbp agar lebih memberikan perlindungan kepada perempuan karena bukan tidak mungkin telah banyak yang menjadi korban namun tidak berani bersuara untuk menuntut karena malu dan trauma

  • gereja mampu bersikap tegas dan menghukum pelaku karena selama ini banyak pelaku malah dilindungi oleh pimpinan gereja ;

  • gereja dikembalikan kepada tugas panggilannya untuk menyatakan kebenaran dan keadilan dimuka bumi ;

  • kenapa perjuangan reni perlu didukung ?

  • agar hal yang sama tidak terjadi lagi kepada perempuan baik pendeta, pelayan gereja, istri pendeta, istri pelayan gereja maupun jemaat

  • sudah saatnya menyatakan: hentikan kekerasan kepada perempuan terutama
    didalam lembaga keagamaan/gereja

  • agar gereja mampu mengoreksi diri kedalam apakah tugas pelayanan dan panggilan sudah dijalankan sesuai dengan sumpah yang sudah diberikan

  • agar perempuan korban lainnya berani menuntut haknya seperti yang telah dilakukan reni;

  • keberanian untuk mengungkap kasus ini dengan menanggung rasa malu, dilecehkan, diberi stigma negatif, pertaruhan nama baik pribadi dan keluarga membutuhkan keberanian yang luar biasa;

  • tapi orang seperti reni sangat dibutuhkan sehingga lahir reni-reni yang lain yang mau berjuang untuk keadilan dan kebenaran;

  • oleh karena itu :

  • reni butuh dukungan dari kita semua untuk memperjuangkan hak-haknya sebagai korban pelecehan seksual, bagaimana sikap kita/anda?

  • jika anda bersedia mendukung, mohon menanda tangani surat terbuka yang ditujukan kepada pimpinan hkbp dan kapoltabes medan

  • mari bergandeng tangan untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan bagi perempuan di indonesia

jika anda ingin memberikan dukungan khusus, silahkan mengirimkan surat ke pimpinan pusat hkbp dengan alamat :

kepada yth : ephorus hkbp – jln. pearaja tarutung 22413 tapanuli utara telp. (0633) 21707 dan 21122 fax. (0633) 21596.

kepada kapoltabes medan : jln. hm. said no. 1 medan

atau kepada korban: reni elisabeth simanjuntak d/a : lembaga penguatan anak dan perempuan [letare] jln. air bersih no. 28 medan telp/fax : 061-7867610

secara pribadi saya harap teman-teman mau membantu meringankan beban korban dengan berpartisipasi secara langsung, telfon, maupun melalui e-mail ke pihak-pihak yg disebut diatas. apabila ada yg memiliki link ke komisi pembela hak perempuan juga mohon memberi sumbang saran dan informasi ke thread ini maupun kepada korban. terima kasih atas segala dukungannya.

semoga kekuatan tuhan yme menyertai reni elisabeth simanjuntak, dan kekuatan untuk membela perjuangan harga dirinya. hukum kebiri dan cambuk itu pelaku pelecehan adalah hukuman yg paling tepat!!!

…… and it think ms. reni simanjuntak don’t need a comment but she need a real support!

…… omaigat!!! cK…cK…cK!!

source: http://bincangprofesi.com/forum/index.php?topic=198.0

keajaiban ke 8 – “kontol pastur ditato salib”

Juli 10, 2007

jengah terbang ditengah malam, aku mampir di warung kopi pinggir jalan dekat sebuah gereja. sebatang rokok menemani cerita malam ini. di bangku agak kesana sedang ramai membincangkan keajaiban-keajaiban di dalam gereja. yang bikin bulu kuduk merinding dan kontol menegang adalah kisah kelainan seks para penghuni gereja. perselingkuhan dan lahirnya anak-anak haram atas hubungan mereka yang tak boleh menikah.
mereka menyebut anak-anak yang lahir itu anak tuhan. omaigat?!
“ini tak boleh dibiarkan”, kata seorang bapak sambil menghirup kopinya.
“betul”, seru yang lain.
“tapi mana mungkin sih, menahan dorongan birahi? bull shit itu!”
aku jadi geli mendengar celoteh mereka yang sedikit berbumbu marah.
“aku sebenarnya mau usul ke vatikan!” celetuk yang lain
“mo ngusul apa?”
“mau usul agar kontol para pastur itu ditato dengan lambang salib”
“terus……”
“agar, begitu mereka punya hasrat untuk berjinah – kaget melihat salib itu dan membatalkan niatnya”
“atau……., kalau pun gak tahan lagi dan terpaksa harus begituan juga, berarti mereka bercinta dalam salib dan bisa jadi anak mereka menjadi orang suci kelak………”
“gubrakzzzzzzzzzz…………! bicara apa kalian?” aneh kok tiba-tiba aku jadi marah? pada siapa? ngebelain siapa?
“jangan marah begitu kawan, kalau usul ini diterima bisa masuk keajaiban dunia ke 8”
“ha…. ha…. haa……..” yang lain ikut tertawa – kubalikkan meja – lalu aku pun terbang berlalu dari situ***

[hanya untuk dibaca-direnungkan, bukan dikomentari…, please!]

malam jumat – mari tobat

Juli 6, 2007

terbang di langit jakarta yang gemerlap di malam hari sungguh mempesona. lihatlah lelampu berkerlipan seakan bersaing dengan rembulan yang muncul malu-malu, sehabis purnama.

habis dugem di seputar mangga 2, ada perasaan berdosa muncul begitu saja. aku pun mampir ke rumah tuhan barangkali ada “sempat” yang masih tersisa untuk membuat sebuah pengakuan. pertobatan.

lalu hinggap, disela-sela ventilasi. kulihat burung pipit dan burung gereja sudah lelap dalam tidurnya. hening! sunyi!

dalam degup, rasa salah aku tertegun…

kulihat seorang suster sedang meratap di bawah patung tuhan. “maafkan aku bapa! serasa aku tak sanggup menahan goda – masihkah aku layak melayani umatmu?” ratapnya.

————–aku menyelinap – mendekat!

jesut.jpeghal terberat menjadi pelayan umat adalah mengekang kehendak untuk kawin. dorongan libido dan gairah birahi adalah anugerah. dan aku heran kenapa mereka memilih menjauhinya. demi melayani? melayani siapa?

“aku ingin melayanimu malam ini bapa”, desahnya.

pelan-pelan jemarinyanya merayap dari jempol terus ke betis lalu paha dan menyelinap di balik selangkangan. berputar dan mengusap. dan tangannya yang satu lagi juga menyelinap ke zona selangkangan – selangkangannya sendiri. ia pun beranjak naik berdiri meraih penis patung tuhan dengan mulutnya dan menjilatnya – dan jemarinya yang lain juga menari dalam vaginanya.

“izinkan aku melayani mu malam ini bapa” rintihnya.

dipeluknya patung tuhan dekapan lembut terus mencium lehernya lalu menggigit dadanya yang telanjang terus ke bawah kembali memainkan lidah di zakarnya.

suster cantik itu kemudian duduk dan melonjorkan kakinya dan mengeruk sakunya. sebotol anggur dan sebatang kontol tiruan. ia mengguyur kepalanya dengan anggur itu sembari menusukkan kontol tiruan ke memeknya. syahdu… khusuk ia bener-bener menikmati ritualnya.

“layani aku malam ini bapa!”, pintanya.kontol tiruan itu bergerak maju mundur maju mundur berulang kali. lalu……..

“aaarrrghhhhhhh…….!!!”

sebuah erangan panjang – ringkihan orgasme – sorak pencapaian – teriak kenikmatan….

hening…… tiba-tiba! darah perawan berceceran bercampur aroma anggur – dan kontol tiruan masih tertancap mantap

heran? ku dekati – rupanya ia telah pergi. mati! mati di hadapan tuhan – disamping tuhan – bersama tuhan – sedang saling melayani!

……… masuk surga pasti ……… kata hatiku dan berlalu dari situ!